Bersaing di Kancah Internasional, Siapa Takut!!

Fakultas Teknik Universitas Pasundan kembali mengirimkan mahasiswa untuk belajar ke Negeri Jiran, Malaysia. Ini merupakan yang ketiga kalinya kerjasama antara Universitas Pasundan (Unpas) dan Universitas Utara Malaysia (UUM) dilaksanakan dalam program Student Exchange. Dekan Fakultas Teknik Unpas Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P. didampingi oleh Wakil Dekan I Dr. Ririn Dwi Agustin, S.T., M.T. dan Wakil Dekan III Dr. Tantan Widiantara, S.T., M.T. telah melakukan kegiatan Pelepasan Mahasiswa ke Universitas Utara Malaysia di Ruang Rapat Fakultas pada Jum’at 7 Februari 2020. Yang di mana para mahasiswa yang akan melakukan Student Exchange ditemani oleh orang tua atau walinya

Mahasiswa yang akan berangkat ke UUM berjumlah 6 orang yang berasal jadi Program Studi Teknik Informatika. Mereka berangkat bukan tanpa alasan. Rizal, Kasyfi, Taufik, Fadhlan dan Delia memiliki tujuannya masing-masih kenapa mereka mengikuti program Student Exchange. Saat ditanya motivasi mengikuti Student Exchange di Malaysia, mereka memiliki jawaban yang beragam. Seperti Rizal, ia memberikan jawaban jika ia ingin mengenal budaya luar negeri dan menambah pengalaman. Hampir sama dengan Rizal, Taufik ingin mengetahui bagaimana pendidikan di luar negeri, ingin mengetahui cara belajar orang luar itu seperti apa, dan juga ingin ikut berkompetisi di kancah internasional. Tak berbeda jauh dengan yang lainnya, Kasyfi yang memang suka jalan-jalan sambil belajar, menjadikan kesempatan ini merupakan kesempatan besar untuknya, yang memang UUM sendiri merupakan kampus berbasis alam dan ia juga ingin membangun networking baru dengan teman-teman barunya nanti di Malaysia. Bagi Delia, motivasinya mengikuti student exchange ini selain ingin merasakan belajar di kancah internasional ia juga ingin melatih kemampuan bahasa asingnya serta menambah keluarga di negara lain. Untuk Raihan sendiri, karena ia memiliki mimpi untuk keliling dunia, ia menjadikan kesempatan ini sebagai gerbang awal untuk mencapai mimpinya. Selain itu, Raihan juga ingin melatih kemampuan bahasa asing, mengenal budaya lain, ia juga ingin merasakan bagaimana persaingan di kancah internasional. Begitu pula bagi Fadlan, ia suka travelling, belajar budaya dan bahasa asing dengan mengikuti student exchange tentunya ia akan bisa mendapatkan ketiganya sekaligus. Fadlan juga ingin melatih kemandiriannya, keluar dari zona nyamannya saat ini.

Bagi para orang tua atau wali, mereka sangat mendukung kegiatan ini dan berharap anak-anak akan lebih mandiri dan bisa bersaing dengan mahasiswa di luar negeri. Kesempatan ini merupakan kesempatan langka yang tidak bisa semua orang dapatkan. Maka, para orang tua sangat mendukung anak-anaknya untuk menimba ilmu di Universitas Utara Malaysia. Karena wawasan, pengalaman, dan ilmu itu sangat tidak ternilai harganya untuk kehidupan yang akan datang. Para orang tua juga berharap jika kegiatan semacam ini akan terus berlanjut.

Student Exchange ini dalam akreditasi merupakan poin yang terpenting sehingga Fakultas bekerja sama dengan UUM. Mahasiswa yang mengikuti program ini diharapkan belajar mengenai aspek kebudayaan dan kedisiplinan dalam proses belajar mengajar yang memang berbeda dengan Indonesia. Diharapkan juga, dapat menambah wawasan di bidang keilmuan terkhusus bidang Informatika karena perkembangan teknologi saat ini sangat cepat. Program ini juga mendukung program yang dikeluarkan oleh pemerintah yang mengharuskan mahasiswa selama 3 semester belajar di luar kampus. Selama proses pengurusan student exchange ini, tidak ada kendala yang signifikan. Hanya terkendala visa pelajar yang menyebabkan keberangkatan mahasiswa ke Malaysia harus diundur.

Target dari Fakultas sendiri, ingin mewajibkan student exchange ini di semua Program Studi yang ada di Fakultas Teknik. Program Studi lain sebelumnya juga sudah ada yang melakukan student exchange, namun hanya sebatas kolaborasi research atau kerja praktek tidak seperti Program Studi Informatika yang melakukan pertukaran kredit dengan UUM. Kedepannya diharapkan semua Program Studi yang ada di Fakultas Teknik akan bisa melakukan student exchange selama 1 semester.

Saat berada di UUM, mahasiswa diharapkan dapat menjaga kedisplinan dan menjaga nama baik Universitas Pasundan, Fakultas Teknik dan Program Studi Teknik Informatika. Bagi mahasiswa yang belum atau masih ragu untuk  mengikuti program ini Pak Dekan Fakultas Teknik berpesan “Untuk teman-teman mahasiswa selagi ada peluang kita harus bersemangat untuk melakukan perubahan. Kapan kita melakukan perubahan jika tidak dimulai dari diri sendiri”. Mahasiswa yang melakukan student exchange diharapkan dapat menularkan ilmu-ilmu yang didapat selama menjalankan program ini kepada teman-teman yang lain. Mereka juga harus mencari peluang untuk research yang kedepannya bisa untuk penelitian serta Tugas Akhir. Jika bisa, cari kesempatan dan lanjutkan S2.

Selama berada di UUM, mahasiswa dari Fakultas Teknik Unpas sudah disediakan fasilitas asrama. Untuk makanan sendiri, di sekitar asrama ada yang menjual makanan dengan citra rasa Indonesia. Jadi, mahasiswa tidak perlu bingung untuk tempat tinggal dan makanan. Mereka diharapkan untuk ikut komunitas PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) yang di mana PPI ini akan menjadi keluarga terdekat para Mahasiswa Indonesia yang berada di Malaysia. Karena PPI akan membatu mahasiswa jika mendapat kesulitas selama berkuliah. Mahasiswa ini rencananya akan berangkat bulan ini menunggu pengurusan visa pelajar selesai.