Hand Sanitizer Buatan Teknologi Pangan FT UNPAS

Penyebaran covid-19 atau virus corona di Indonesia saat ini semakin meluas. Pasien dan korban angkanya bertambah. Pemerintah dan berbagai pihak lainnya bahu membahu untuk segera memutus rantai penyebaran, salah satunya adalah berdiam diri dirumah atau yang saat ini ramai dibicarakan sebagai gerakan #dirumahaja. Selain itu menjaga kebersihan diri pun penting, apalagi untuk selalu mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer jika sudah menyentuh barang-barang, atau bersentuhan dengan orang lain. Kelangkaan hand sanitizer pun mulai terjadi, dikarenakan banyaknya masyarakat yang menggunakannya. Oleh karena itu, berbagai pihak telah membantu untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya adalah Laboratorium Teknologi Pangan Fakultas Teknik UNPAS yang membuat hand sanitizer dengan formulasi yang diberikan oleh BPOM yang sesuai dengan WHO.

Ketua program studi Teknik Pangan, Dr. Ir. Yusep Ikrawan, M.Eng pun meyebutkan bahwa yang melakukan pembuatan hand sanitizer ini adalah pihak dosen dan laboran di program studi Teknologi Pangan UNPAS. Pembuatan hand sanitizer ini sudah dilakukan semenjak seminggu yang lalu. Untuk pendistribusian pun sudah dilakukan, pertama-tama masih didistribusikan ke di lingkungan UNPAS. Kedepannya akan didistirbusikan ke beberapa permintaan dari luar UNPAS. Hanya saja saat ini kendala yang dialami dalam pembuatan hand sanitizer ini adalah terbatasnya bahan baku, contohnya adalah ethanol 96%. Bapak Yusep pun mengatakan bahwa semoga kedepannya, bahan-bahan yang langka akan tersedia kembali.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh bapak Yusep, pihak laboratorium Teknologi Pangan UNPAS fokus untuk membuat hand sanitizer, belum melakukan pembuatan disinfektan. Beliau pun menyampaikan pesan kepada masyarakat dan mahasiswa UNPAS tentunya untuk mengikuti aturan dari pemerintah agar tetap berdiam diri di rumah guna memutus rantai penyebaran covid-19. Jangan lupa untuk cuci tangan, dan jika terpaksa harus keluar rumah maka bawalah hand sanitizer. Bapak Yusep pun mengingatkan bahwa pembelajaran yang dilakukan secara online/daring ini adalah anjuran dari pemerintah. Jadi, diharapkan tentunya mahasiswa untuk mengikutinya dengan baik, dan jangan malah menganggap pembelajaran secara online/daring ini adalah liburan.

Wabah covid-19 ini tentunya membuat berbagai pihak bersatu untuk melakukan upaya terbaik, agar wabah covid-19 ini segera teratasi dengan baik. Tentunya, untuk membantu pemerintah, tenaga medis yang luar biasa hebat, dan pihak-pihak lain yang sedang berjuang pun bisa kita lakukan, bantuan yang sederhana namun berarti dalam usaha-usaha yang tengah diperjuangkan adalah untuk menjaga diri sendiri, menghindari keramaian dan jangan  menyebarkan berita hoaks. Sedikti upaya yang dilakukan oleh pihak laboratorium Teknologi Pangan UNPAS adalah upaya kecil dengan banyak manfaat bagi sekitar.