Teknik, Peduli Di Masa Pandemi Covid-19

Tidak bisa dipungkiri bahwa di masa pandemic yang sedang melanda saat ini berefek juga pada keadaan ekonomi masyarakat. Belum lagi efek lainnya, yang di rasakan oleh masyarakat seperti kesulitan untuk bepergian ke luar kota, dibatasinya kerumunan dan lainnya. Namun langkah tersebut harus diambil dan dirasakan oleh banyak orang guna memotong rantai penyebaran covid-19. Oleh karena itu, sebisa mungkin berbagai pihak saling bahu membahu untuk mengatasi dan melewati wabah covid-19 dan dampaknya.

Organisasi Mahasiswa Fakultas Teknik, Federasi Mahasiswa (FEMA) menggalang dana yang dilakukan secara online pada tanggal 30 Maret-12 April 2020. Kegiatan yang bernamakan Teknik Peduli ini dilakukan dengan koordinasi HMPS. Poster yang telah dibuat oleh FEMA lalu dishare digrup bersama penanggung jawab maisng-masing dari setiap Himpunannya. Kemudian penanggungjawab tersebut akan share poster tersebut ke lembaganya, setelah itu di share ke social media. Pertimbangan teknis penggalangan dana ini berbeda dari yang sudah dilakukan sebelumnya. Karena memang di kampus tidak diperbolehkan ada kegiatan lalu adanya himbauan untuk karantina mandiri dari pemerintah yang tentu saja tidak memungkinkan pengurus FEMA untuk turun langsung ke lapangan, jadilah dibuat teknisan penggalangan dana secara online.

“Hasilnya kami targetkan untuk memenuhi kebutuhan team medis yang merawat pasien covid-19, seperti kebutuhan APD misalnya.” Ujar panitia penggalangan dana online kali ini. Selain itu, Lembaga FEMA pun mengajukan dana untuk mahasiswa yang belum bisa pulang ke kampung halaman karena pandemic ini. Pengajuan dana dilakukan ke dekanat, dan jumlah sembako yang dibagikan adalah 65 pcs. Pembagian sembako tersebut, targetnya tentunya dalah mahasiswa Fakultas Teknik yang masih ada di Bandung, dan terkendala untuk kembali ke kampung halaman. Memang di masa pandemic ini, banyak yang juga tidak bisa pulang ke kampung halamannya. Karena takut jika pulang, kemudian di jalan terpapar virus dan menularkannya kepada keluarga di rumah. Oleh karena itu lebih baik menaati peraturan pemerintah. Penggalangan dan pembagian sembako yang dilakukan oleh FEMA ini adalah bentuk peduli kepada mahasiswa Fakultas Teknik yang terjebak di Bandung, di tengah-tengah wabah covid-19. Sehingga meskipun terjebak di Bandung dan jauh dari keluarga, para mahasiswa tersebut masih bisa terus hidup berkecukupan dan sehat.

Pesan yang diberikan untuk teman-teman Fakultas Teknik adalah untuk percaya bahwa dibalik musiah yang besar ini pasti akan ada hikmah positif yang bisa diambil. Jangan lupa juga untuk selalu jaga kesehatan, ikuti himbauan pemerintah untuk membantu menurunkan kurva kasus positif covid-19 sampai kondisi kembali normal. Sehingga bisa kembali menjalankan kehidupan perkuliahan secara normal.

Pandemic yang berlangsung kurang lebih 3 bulan ini, harus juga dihadapi dengan rasa pengertian satu sama lain, dan saling membantu. Yang berkecukupan mari membantu yang kurang, lalu yang sehat mari membantu para medis untuk mengurangi beban kerja mereka dengan menjaga kesehatan dan mengikuti himbauan dari pemerintah. Saat ini bukan lagi waktunya untuk saling menyalahkan dan melempar tanggungjawab. Atasi wabah covid-19 ini bersama-sama, sehingga semoga Allah pun cepat mengangkat wabah covid-19, Indonesia segerta pulih, dunia pun segera sembuh. Mari bersama-sama hadapi wabah covid-19.