Semester Sisipan di tengah Pandemi, Gimana Kabarnya..?

Sudah bukan hal asing lagi bagi masyarakat Indonesia dalam membahas Virus Corona, bahkan banyak dari masyarakat mulai lupa dengan bahayanya virus tersebut dan memilih cuek saja, terbukti dengan sedikitnya masyarakat yang menjalankan protokal secara antusias pada kesehariannya. Berbeda dengan Lembaga Pendidikan yang mungkin masih sangat berhati-hati dalam perencanaan PBM saat ini. Karena saat ini SD, SMP, SMA, dan SMK sudah mulai masuk masuk tahun ajaran baru walaupun dengan sistem daring dan menggunakan aplikasi Zoom dan Google Class sebagai ganti dari tatap muka di sekolah dan mengumpulkan tugas. Berbeda dengan Universitas yang di bulan-bulan saat ini selain masih menjalankan proses pendaftaran mahasiswa baru juga sedang menjalankan Semester Sisipin yang mungkin kita kenal sebagai semester Singkat yang gunanya untuk mengambil Mata Kuliah dengan nilai rendah yang nantinya akan di perbaiki agar tidak perlu mengulang di semester depan.

Universitas Pasundan salah satunya, di Fakultas Teknik UNPAS sudah satu minggu ini menjalankan proses PBM secara daring dengan menggunakan aplikasi E-Learning buatan Fakultas Teknik sendiri. Pada awalanya rencana semester sisipan ini akan di laksanakan seperti biasa alias dengan tatap muka secara fisik namun dengan pertimbangan yang cukup lama dan adanya kasus baru terkait Corona di Lingkungan Sekitar Fakultas Teknik UNPAS akhirnya dengan berat hari pihak Fakultas memberikan surat Edaran yang berisi tentang pelaksanaan PBM Semester Sisipan secara Daring atau ONLINE. Banyak dari mahasiswa yang mengeluhkan hal tersebut bukan untuk meprotes sistem daring ini namun sudah lelah menjalan Work From Home yang sudah berjalan cukup lama. Mahasiswa sangat rindu atas kehidupan kampus yang seperti biasa dan melakukan PBM seperti biasa, bertatap muka dengan dosen dan teman-temannya dan belajar kelompok di lingkungan kampus, tapi pada kenyataannya mahasiswa Teknik Informatika UNPAS di tuntut untuk lebih sabar lagi dalam menjalanin perkuliahan Daring ini.

Untuk Dosen sendiri secara tidak langsung juga merasakan hal yang sama, disamping kewajibannya sebagai dosen disisi lain sudah pasti ada beberapa kerjaan rumah yang menuntut beliau untuk di selesaikan juga oleh karena itu beban dari dosen bertambah juga begitupun mahasiwa yang mengerjakan dari rumah. Proses PBM Daring yang dilakukan oleh mahasiswa selama  bulan ini di harapkan tetap membuat mahasiswa semangat dalam menjalaninya karena hal ini penting guna memperbaiki nilai mahasiswa tersebut. Semoga saja dengan keputusan pihak fakultas ini berjalan lancar dan benar-benar mencegah penularan virus Corona di Fakultas teknik mengingat berita terbaru bahwa Secapa AD terkena virus COVID19.