Mahasiswa FT Unpas Lakukan Sidang Online di Masa Pandemi Covid-19

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 sejak Maret 2020 semua kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi harus dilakukan di rumah masing-masing. Begitu pula bagi mahasiswa tingkat akhir, kegiatan bimbingan juga harus rela dilakukan secara online. Hal itu juga berlaku ketika mahasiswa akan melakukan seminar kerja praktek, seminar tugas akhir dan sidang tugas akhir.

Tak terkecuali Fiki Amalia, salah satu mahasiswa tingkat akhir angkatan 2015 program studi Teknik Informatika yang sedang menjalani Tugas Akhir di era pandemi ini. Ia mau tidak mau harus terkena dampak dari peristiwa ini, sehingga mengharuskan melakukan bimbingan secara online. Sebelumnya, Fiki sudah melakukan seminar Tugas Akhir di bulan Oktober 2019 sebelum pandemi mewabah di Indonesia.

Saat melakukan bimbingan, Fiki harus menghubungi kesediaan pembimbing terlebih dahulu sebelum melakukan bimbingan secara online. Setelah melewati masa bimbingan online, Fiki diizinkan untuk melakukan sidang secara online yang dijadwalkan pada Rabu 20 Juli 2020 pukul 17.00.

Persiapan sidang online sedikit berbeda dengan persiapan sidang secara offline atau di tempat seperti biasanya. Menurut Fiki, dalam persiapannya sedikit lebih simple dan mudah. Ketika mahasiswa sudah diizinkan untuk sidang, mahasiswa harus mengajukan ajuan sidang di website SIKAP e TA dan mengunggah seluruh persyaratan di website tersebut.

Setelah semua persyaratan terunggah, mahasiswa diharuskan untuk menghubungi petugas TU Prodi dan Koordinator Tugas Akhir. Semua persyaratan yang dikumpulkan berbentuk softfile.

Untuk pelaksanaan sidang sendiri, mahasiswa melakukan sidang melalui E-learning yang sudah terkoneksi dengan Big Blue Button. Sehari sebelum sidang, mahasiswa melakukan simulasi terlebih dahulu untuk memastikan kesiapan aplikasi tidak terdapat eror atau kendala lain.

Tibalah waktu sidang sesuai jadwal yang telah ditentukan sebelumnya. Dengan dihadiri satu dosen penguji Pak Fajar Darmawan dan dua dosen Pembimbing Bu Ayi Purbasari serta Pak Wanda Gusdya, Fiki mengaku sidang berjalan lancar. Tidak ada gangguan jaringan atau kendala lainnya, sehingga ia bisa mempresentasikan hasil Tugas Akhirnya yang berjudul “Studi dan Implementasi Penerapan Fitur komunikasi Interaktif Pada Toko Online Berbasis Web” dengan lancar tanpa hambatan.

Setelah sidang, mahasiswa diharuskan mengirimkan hardcover dari Tugas Akhir yang telah direvisi dengan waktu yang telah disepakati dengan pembimbing yaitu umumnya selama 2 minggu. Untuk pengiriman hardcover, disarankan dikirim melalui jasa pengiriman paket. Namun, jika mahasiswa tersebut berada di Bandung bisa langsung datang ke kampus dan menyerahkan ke Petugas TU langsung tentunya dengan mematuhi segala protokol kesehatan yang berlaku.

Pengalaman sidang online merupakan pengalaman pertama yang pastinya belum pernah terfikirkan sebelumnya. Menurut Fiki, selain menyiapkan materi yang harus di presentasikan, ia juga harus memastikan jaringan serta audio dan laptop yang akan digunakan untuk sidang stabil. Untuk pelaksanaan sidang/seminar online, menurutnya harus memastikan ruangan yang digunakan untuk presentasi itu tidak berisik karena hal tersebut bisa mangganggu berjalannya presentasi.