Pekan Raya Mahasiswa Fakultas Teknik 2020

Sabtu, 8 Agustus 2020 – Federasi Mahasiswa atau sering kita sebut dengan FEMA telah sukses melaksanakan Acara Pekan Raya Mahasiswa guna menghadirkan seluruh perwakilan calon gubernur FEMA periode 2020 -2021 untuk memperkenalkan diri, berdebat, menjawab pertanyaan seputar mahasiswa, dsbnya. Acara yang dimulai pukul 9 pagi hingga pukul 2 siang ini membawakan tema “Mencari Pemimpin yang Adaptif dan Efektif menuju Fakultas Teknik yang lebih baik”, tahun ini PRM yang di lakukan oleh FEMA sangatlah inovatif layaknya himpunan-himpunan lain yang melakukan PRM beberapa minggu sebelumnya yaitu menggunakan media ZOOM dan Youtube sebagai platform pendukungnya.

Acara yang di hadiri oleh Dekan Fakultas Teknik UNPAS Bapak Dr. Ir. Yusman Taufik, M.P. ,Wakil dekan 3 bidang kemahasiswaan Bapak Dr. Ir. Tantan Widiantara, M.T. dan Staff kemahasiswaan lainnya menjadikan Pekan Raya Mahasiswa ini sangatlah penting. Sebelum memasuki acara intinya Moderator membacakan susunan acaranya dimana terdapat acara inti yang di bagi menjadi 5 sesi yaitu Sesi perkenalan profil diri dan visi misi calon gubernur, sesi Wawasan bidang organisasi ,birokrasi, dan akademisi, Sesi pertanyaan Audiens, Sesi Debat, dan Sesi terakhir yaitu Orasi. Terdapat 6 perwakilan dari setiap himpunan di lingkungan fakultas teknik yaitu Ammar dari HMTI, Abik dari HMTP, Manar dari HMM, Rezki dari HMTIF, Najib dari HMTL, dan Rido dari HMPWK. Setiap perwakilan tersebut hadir untuk mengisi ke lima sesi penting tersebut, setelah pembukaan telah selesai di lewati sesi pengenalan profil dan visi misi pun dimulai, setiap calon di berikan waktu 3 menit untuk memperkenalkan diri dan memaparkan visi dan misinya. setelah itu sesi wawasan bidang organisasi birokrasi dan akademisi dan pertanyaan audiens pun di lakukan sebelum break sholat dzuhur dengan konsep yang unik dimana moderator menyediakan pertanyaan di balik nomer 1 – 7 dimana tiap nomernya terdapat soal-soal yang akan di pilih dan di jawab oleh calon gubernur.

Tepat pukul 12 Siang sesi break sholat dzuhur pun di mulai dan kembali berkumpul pukul 1 siang dan langsung di buka dengan sesi Debat, sesi debat adalah sesi dimana ke enam calon di bagi sesuai bagiannya yaitu bagian pro dan bagian kontra, moderator memberikan sebuah studi kasus dimana nantinya yang menjadi kontra akan mendebat calon yang menjadi pro begitupun sebaliknya. setelah kasus telah terselesaikan posisi pro dan kontra itu pun di balik dimana yang awalnya pro sekarang berubah menjadi kontra begitu pula yang kontra berubah menjadi pro dan di berikan kasus oleh Moderator seperti sebelumnya. Selesai berdepat acara inti di tutup dengan Acara Orasi dimana masing-masing calon gubernur mengungkapkan seluruh pandangan, rancangan , dan harapan kedepannya dalam sebuah pidato singkat untuk mengajak kita semua mahasiswa di Fakultas Teknik UNPAS agar membandingkan siapa yang cocok dan baik untuk di jadikan pemimpin di FEMA. Untuk acara detailnya dapat kunjungi akun youtube FEMA FT UNPAS.