Pandemi Tak Kunjung Usai, Universitas Pasundan Rencanakan Gelar Wisuda Daring

Wisuda merupakan sebuah seremonial yang sangat ditunggu-tunggu oleh siswa maupun mahasiswa saat mengakhiri masa studinya. Namun, disaat pandemi Covid-19 ini yang tak kunjung usai membuat wisuda yang biasanya dilakukan secara onsite harus ditunda ataupun dilakukan secara daring.

Sebelumnya, beberapa universitas di Indonesia sudah melakukan wisuda online seperti Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Udayana (Unud) dan Universitas Cendrawasih.

Universitas Pasundan sebelumnya telah meniadakan wisuda Gelombang II Tahun Ajaran 2019/2020 yang seharusnya diadakan pada tanggal 20 Juni 2020. Dikarenakan pada saat itu kasus yang terjangkit Covid-19 terus naik akhirnya pihak Universitas Pasundan meniadakan wisuda Gelombang II Tahun Ajaran 2019/2020.

Tapi pada saat itu, selain meniadakan wisuda Gelombang II di dalam surat edaran Universitas Pasundan juga tercantum jika wisuda onsite Gelombang I akan digelar di tanggal 12, 13, 14 November 2020. Hal itu membuat alumni yang ingin mengikuti wisuda sedikit lega karena masih ada kesempatan untuk wisuda secara onsite.

Namun, lagi-lagi karena pandemi Covid-19 masih belum hilang dan kasus positif terus bertambah meskipun angka yang sembuh lebih besar dari angka positif kasus yang terjangkit Covid-19 membuat Universitas Pasundan memutuskan untuk melakukan wisuda secara daring. Menurut surat edaran yang terbit pada 26 September 2020 lalu tertulis jika wisuda daring akan dilaksanakan pada 14 November 2020.

Untuk pendaftaran sudah dibuka melalui akd.unpas.ac.id sejak tanggal 29 September sampai 28 Oktober 2020. Untuk pengunggahan video penyematan dan foto dilakukan tanggal 12-31 Oktober 2020. Untuk pengiriman perlengkapan wisuda dimulai dari tanggal 19-31 Oktober 2020.

Adapun kegiatan ESQ yang dilaksanakan tanggal 10 November 2020. Simulasi pelaksanaan wisuda daring tanggal 10-11 November dan untuk gladi bersih serta gladi kotor dilakukan tanggal 12-13 November 2020.

Tahapan pendaftaran wisuda sendiri meliputi :

  1. Pengisian kuesioner kesediaan mengikuti wisuda daring
  2. Pengisian biodata calon wisudawan (nama, alamat lengkap, judul skripsi, IPK, nama pembimbing, dll)
  3. Pengisian data kelengkapan mengikuti wisuda daring
  4. Verifikasi dan validasi kelengkapan mengikuti wisuda daring

Untuk biaya calon wisudawan dan wisudawati sendiri berbeda di setiap jenjangnya. Untuk S1 membayar sebesar Rp 850.000,- (delapan ratus lima puluh ribu rupiah), untuk S2 membayar sebesar Rp 950.000,- (sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) dan untuk S3 membayar sebesar Rp 950.000,- (sembilan ratus lima puluh ribu rupiah).

Dan Untuk Pengiriman kelengkapan wisuda seperti toga, kalung, undangan, pin dan lain-lain langsung tertuju ke alamat yang diisikan alumni saat mendaftar wisuda daring di pengisian persyaratan wisuda. Jadi, alumni yang akan mendaftar harap mengisikan alamat dengan benar.