Fakultas Teknik Unpas Adakan Workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum Program Studi Berorientasi KKNI-OBE-MBKM

Kamis 3 Juni 2021 – Jum’at 4 Juni 2021, Fakultas Teknik Universitas Pasundan memgadakan workshop Penyusunan Dokumen Kurikulum Program Studi Berorientasi KKNI-OBE-MBKM. Workshop ini dihadiri oleh Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, Dikjar dan Tim Kurikulum dari setiap prodi dengan narasumber tim dari P3AI dan SPMI Universitas Pasundan. 

 

Standar KKNI ini merupakan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia yang berisi standar kompetensi untuk berbagai jenjang pendidikan mulai dari SMA hingga S3 yang sudah digunakan sejak tahun 2012. Dalam Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) harus mencapai level KKNInya di setiap jenjang pendidikan yang di mana untuk jenjang Sarjana harus mencapai level 6.  

Pemerintah sudah menetapkan deskriptor untuk level 6 yang dapat diakses di situs kkni.kemendikbud.go.id. Sehingga lulusan sarjana diharapkan minimal dapat menguasai seluruh deskriptor yang ada di level 6. 

Standar Outcome-Based Education atau OBE tercantum pada Peraturan Kemendikbud No. 3 tahun 2020 dan Borang Akreditasi Program Studi Versi 4 yang di mana mewajibkan program studi melaporkan status capaian lulusan terhadap CPLnya. Jadi, saat lulus mahasiswa tidak hanya mendapat transkrip nilai tapi mendapat capaian CPL di setiap semesternya. 

“Jadi kita bisa melaporkan progres mahasiswa tidak hanya berdasarkan transkrip nilai tapi berdasarkan progres Capaian Pembelajaran Lulusan,” jelas Bu Ririn Dwi Agustin, ST., MT., selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik. 

Untuk menerapkan kurikulum OBE, terbagi menjadi 5 level implementasi yang di mana Fakultas Teknik ini baru di level 2. Maka dari itu, Fakultas Teknik sedang mengupayakan untuk mencapai level 5 karena untuk akreditasi Internasional. 

 

Sebelum MBKM diterapkan, pemerintah telah mengeluarkan Panduan Kurikulum Perguruan Tinggi tahun 2020 Berorientasi pada Revolusi Industri 4.0 yang berhubungan dengan kemajuan jaman. Sehingga, Perguruan Tinggi harus mengevaluasi apakah CPL sudah sesuai dengan peluang kerja dan kebutuhan SDM dari Revolusi Industri 4.0 ini. 

Dalam pembahasan kurikulum pada hari kamis dan jum’at, Fakultas Teknik harus memasukkan kompetensi-kompetensi untuk memenuhi kebutuhan Revolusi Industri 4.0. 

Sejak dirilisnya MBKM pada tahun 2021 ini, program BKP MBKM (Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang di mana program pembelajaran ini di luar kampus. Sehingga, Fakultas Teknik harus sedikit merombak strategi kurikulum yang baru, agar mahasiswa memiliki kompetensi yang mumpuni untuk mengenyam pendidikan di luar kampus. 

Walaupun MBKM ini tidak wajib, tapi Fakultas Teknik Unpas memiliki target 30% mahasiswa dapat berani untuk berpetualang di luar kampusnya dan juga berani untuk berkiprah di masyarakat agar saat memasuki dunia kerja sudah memiliki skill yang cukup. 

Seluruh program studi yang ada di Fakultas Teknik sudah mempertimbangkan posisi-posisi mata kuliah guna mempersiapkan jika di semester tujuh atau delapan mahasiswa akan keluar kampus, kemampuan yang didapat sudah siap untuk berkiprah di luar. 

Perubahan kurikulum ini terjadi evaluasi apakah kompetensi yang diterapkan nantinya sudah sesuai CPL yang ditargetkan. Tentunya dengan perubahan kurikulum ini akan ada perubahan susunan mata kuliah di setiap semesternya. 

Dalam rencananya, kurikulum KKNI-OBE-MBKM ini akan diterapkan di semester ganjil tahun 2021/2022. Sehingga akan menjadikan beberapa angkatan terkena konversi mata kuliah.