Dari Kampus Mengajar Angkatan 1

Program Kampus Mengajar sudah berjalan sebanyak 2 angkatan. Angkatan pertama bahkan sudah selesai kegiatannya, meskipun beberapa hal secara admnistrasi masih di proses. Salah satu mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pasundan yang mengikuti program Kampus Mengajar angkatan 1 berbagi pengalamannya dan beberapa hal lainnya dalam artikel kali ini. 

Selesainya kegiatan program Kampus Mengajar pun salah satunya adalah menghasilkan laporan yang akan dinilai secara keseluruhan dari mulai dosen pembimbing, guru pamong (perwakilan sekolah), keseharian selama di sekolah pun akan dilihat dari report dan laporan mingguan, beserta laporan akhir. Nilai akan dikalkulasikan menjadi nilai akhir sebagai persyaratan mendapatkan sertifikat Kampus Mengajar. 

Kegiatan Kampus Mengajar yang dilakukan oleh kang Aswin bersama rekan mahasiswa lainnya beberapa diantaranya adalah  diberi kepercayaan untuk ikut menilai ujian praktek kelas 6 tersebut, kemudian mengawasi jalannya ujian. Rekan-rekan mahasiswa yang setim dengan kang Aswin pun membagi tugas, ada yang membimbing kelas 3 juga ada pun yang membantu wali kelas untuk pemberian materi melalui media WAG karena kegiatan belajar mengajar yang masih dilakukan secara online. Dalam pelaksanaan tugas mengajar kelas 1-5, rekan-rekan mahasiswa pun membantu dalam kegiatan pembuatan soal, dan pengawas ujian. Karena masih dilakukan secara online, maka teknis ujian pun dilakukan dengan cara orang tua murid mengambil kertas ujian ke sekolah. Rekan-rekan mahasiswa pun diliabatkan dalam hal penilaian untuk membantu para guru.  

Kegiatan Kampus Mengajar angkatan 1 ini pun berlangsung selama kurang lebih 3 bulan. Kang Aswin mahasiswa Teknik Informatika UNPAS angkatan 2018 menjalankan program Kampus Mengajar di SDN Pasirwaru Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, bersama dengan mahasiswa – mahasiswi UNISBA satu orang, UNLA satu orang, UNY satu orang, UPI 4 orang. Kang Aswin ini pun menyebutkan bahwa pengalaman yang ia dapatkan dari program ini sangatlah banyak. Beberapa diantaranya adalah sharing dengan para guru mengenai profesi guru. Kang Aswin dan teman-teman mahasiswa lainnya pun semangat dari adik-adik kelas 6 untuk belajar dan bersekolah, meskipun ada rasa bosan, dan keterbatasan media dalam belajar online, dan keterbatasan lainnya, ternyata hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme semangat belajar mereka. Relasi, kemampuan public speaking, cara berdiskusi yang baik dan sopan, menghargai sebuah pekerjaan dan tentunya rasa kepedulian antar sesama yang harus dimiliki dan ditingkatkan dalam membantu satu sama lain pun menjadi pelajaran khusus bagi kang Aswin dan teman-temannya yang mengikuti kegiatan Kampus Mengajar.  

Kampus Mengajar merupakan kesempatan luar biasa bagi siapapun yang mengikutinya, banyak pengalaman dan pelajaran yag bisa di dapatkan. Kang Aswin pun berpesan kepada teman-teman mahasiswa lainnya yang mengikuti program Kampus Mengajar angakatan 2vuntuk menjalani program ini dengan ikhlas dan sepnuh hati karena hal ini bertujuan untuk memajukan pendidikan Indonesia. Kalau bukan kita yang peduli terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia maka siapa lagi, jangan batasi diri sendiri apapun latar belakang jurusan yang diambil, bagikan ilmunya bagi mereka yang juga para penerus bangsa.