Mahasiswa Teknologi Pangan Turut Berdayakan UMKM Desa dalam Program Wira Desa

Kebijakan MBKM sebagai implementasi Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, membuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya, memperdalam serta meningkatkan wawasan dan kompetensinya melalui delapan kegiatan pembelajaran di luar kampus, yang salah satunya adalah proyek di desa. 

Untuk menindaklanjuti kebijakan ini, maka Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan memberi kesempatan kepada para mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan untuk melakukan kegiatan penumbuhan dan pengembangan unit-unit usaha di desa melalui Program Wira Desa. 

Program Wira Desa adalah program pertumbuhan dan perkembangan kegiatan-kegiatan wirausaha yang ada di desa, yang berpotensi menjadi penggerak perekonomian unggulan desa yang berbasis keunggulan lokal dan berkonsep global. 

Untuk mendukung program tersebut, 10 Mahasiswa Teknologi Pangan Fakultas Teknik Unpas berhasil lolos dalam seleksi Program Wira Desa dengan judul proposal “Pemanfaatan Singkong dan Ketan Guna Meningkatkan Perekonomian Desa Babakan Ciparay” yang dibimbing oleh Ibu Nabila Marthia S.T., M.SiP. 

Dikarenakan sumber daya alam unggulan Desa Babakan Ciparay adalah singkong dan ketan sehingga terpilihlah tiga UMKM yang memiliki potensi lebih maju ditinjau dari diversifikasi produk yang dimiliki. Tiga UMKM yang dipilih yaitu UMKM Makanan Ringan yang didirikan oleh Ibu Aisyah, UMKM Cake yang didirikan oleh ibu Rina dan Ani Cookies yang didirikan oleh ibu Ani. 

Selain pengembangan UMKM Desa Babakan Ciparay, tim dari Teknologi Pangan akan membuat UMKM baru dengan tujuan pemanfaatan kekayaan alam Desa Babakan Ciparay yaitu ketan dan singkong. 

Ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di Desa Babakan Ciparay diantaranya strategi pemasaran yang masih kurang baik, alat produksi yang kurang memadai dan sering rusak, pemanfaatan bahan baku singkong dan ketan yang belum maksimal, produksi produk yang tidak konstan setiap hari dan hanya bergantung pada pemesanan yang tidak menentu serta penjualan produk yang meningkat hanya di Hari Raya saja. 

Sehingga, dengan program yang telah disusun di dalam proposal Program Wira Desa, Mahasiswa Teknologi Pangan bertujuan untuk memperbaiki strategi pemasaran melalui media online dan offline, mengadakan penyuluhan mengenai perawatan alat dan pemberian alat, memanfaatkan bahan baku singkong dan ketan sebagai produk unggulan Desa Babakan Ciparay, membuat produksi produk yang konstan setiap harinya serta meningkatkan penjualan produk baik saat Hari Raya dan hari-hari biasa.