Penerapan Teknik Belajar Eat the Frog ala Mahasiswa Fakultas Teknik UNPAS

Fakultas Teknik UNPAS – Sebelumnya kita sudah membahas tentang teknik belajar Pomodoro dan Feynman, walaupun teknik ini tidak hanya dapat digunakan dan diterapkan untuk belajar saja namun bagi mahasiswa teknik ini sangat berfungsi untuk meningkatkan produktifitas belajar untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

Bagi Mahasiswa Fakultas Teknik sudah pasti paham kalau tugas yang diberikan oleh dosen kadang tidak sebanding dengan kemampuan kita dan alhasil tugas berantakan atau tugas seadanya. Oleh karena itu sebagai mahasiswa, kamu harus bisa mengatur itu semua menggunakan teknik belajar favoritmu, boleh jadi itu teknik pomodoro, feynman, atau teknik belajar Eat the Frog yang akan dibahas pada artikel ini.

Apa itu Teknik Eat the Frog

Teknik Eat the Frog pertama kali muncul dalam buku berjudul Eat That Frog ! 21 Great ways to Stop Procrastinating and Get More Done in Less Time karya Brian Tracy, teknik ini diberi nama Eat the Frog (makan katak) sebagai metafora yang mewakili pekerjaan atau kegiatan yang paling penting dan paling susah yang akan kamu kerjakan.

Eat the Frog adalah metode produktivitas sederhana yang berfokus dalam menyelesaikan kegiatan tersulit terlebih dahulu di pagi hari. Tracy berasumsi bahwa kamu harus menangani tugas tersulit dan terpenting dalam daftar tugasmu setiap pagi.

Kebiasaan kita dalam menunda tugas terkadang memang tidak ada obatnya, alih-alih ingin menyelesaikan tugas yang ada, kamu malah menumpuk tugas makin banyak hingga tenggat waktu yang memaksamu untuk menyelesaikannya.

Dalam buku karangan Tracy menguraikan 21 tips manajemen waktu dalam merencanakan, memprioritaskan, dan mengambil tindakan pada hal terpenting di hidupmu. Namun pada artikel ini kita tidak akan menjabarkan 21 tips tersebut.

Kamu akan belajar cara menggunakan teknik Eat the Frog secara sederhana dan mudah untuk dipraktekkan. Ada beberapa langkah yang bisa kamu ikuti untuk menerapkan teknik Eat the Frog dalam belajar dan menyelesaikan tugas.

1. Tentukan Katakmu

Tentukan katak atau tugas yang paling penting. Langkah ini berkaitan dengan skala prioritas, kamu perlu menentukan tugas yang menuntut waktu dan konsentrasi khusus dalam pengerjaanya.

Kerjakan tugas tersebut di pagi hari atau jam-jam yang telah kamu tentukan sebagai waktu emas yang dapat membuatmu sangat termotivasi dan semangat untuk mengerjakan sesuatu hal.

 

2. Pilih tugas yang bisa kamu selesaikan dalam 1-4 jam

Semakin jelas dan realistis tugas yang akan kamu kerjakan, semakin mudah juga kamu dalam memulai dan menentukan estimasi waktu pengerjaan yang dibutuhkan.

 

3. Pecah tugas menjadi lebih kecil jika diperlukan

Tidak ada yang lebih paham seberapa sulit tugas yang kamu kerjakan selain kamu sendiri. Seringkali tugas berat membutuhkan waktu pengerjaan yang lama dan itu sangat melelahkan. Bagilah tugas tersebut menjadi bagian-bagian kecil agar kamu tidak merasa terbebani.

 

4. Persiapkan tugasmu pada malam sebelumnya

Persiapkan segala hal pada hari sebelumnya, jangan merencanakann aktivitasmu hari ini dan menerapkannya hari ini juga, percayalah kamu hanya akan menunda-nunda pekerjaan yang harusnya bisa kamu selesaikan saat ini juga.

Dengan mempersiapkan aktivitasmu pada hari kemaren, dapat menjadikan mu lebih siap secara mental untuk mengerjakan tugas keesokan harinya.

 

5. Makan katakmu

Oke. Semua langkah diatas sudah kamu terapkan saatnya memakan katak. Paksa dirimu untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang telah kamu rencanakan. Berikan konsentrasi penuh dengan semangat dan motivasi yang telah kamu siapkan sebelumnya.

Teknik Eat the Frog untuk Belajar di Rumah

Saat kamu belajar atau bekerja dari rumah, teknik Eat the Frog kurang cocok untuk kamu yang ingin santai tapi tugas dan pekerjaan selesai tepat waktu. Teknik ini membutuhkan waktu dan konsentrasi penuh untuk menyelesaikan tugas besar atau kecil tanpa adanya distraksi dari luar dirimu.

Misal kamu memiliki tugas besar untuk membuat sebuah website e-commerce dan laporan tugas akhir, kedua tugas tersebut sama-sama penting dan harus diprioritaskan, tapi tugas mana dulu yang harus dikerjakan ?

Dengan teknik Eat the Frog yang telah kamu rencanakan pada malam sebelumnya, kamu dapat melihat dari sisi tenggat waktu tugas mana dulu yang memiliki deadline paling cepat,

walaupun membangun sebuah website dilakukan secara tim, jika tenggatnya lebih cepat dari pada tugas akhir, kamu pasti sudah paham mana dulu yang harus diprioritaskan.

Jika kamu sudah siap untuk menerapkannya dan mencoba fokus untuk serius dalam mengerjakan, tanpa adanya distraksi sedikitpun tugas yang telah kamu siapkan akan selesai sesuai dengan target waktu yang telah kamu tentukan.

Teknik Eat the Frog untuk Belajar di Kampus

Untuk menerapkan teknik Eat the Frog saat berada di kampus bisa dibilang cukup sulit tapi akan sangat asik jika kamu bisa menerapkannya, karena teknik ini sangat cocok digunakan untuk kamu yang sedang kerja kelompok.

Sebagai ketua tim kamu bisa mengelola seluruh anggotamu untuk menyelesaikan tugas masing-masing sesuai dengan waktu yang kamu tentukan, teknik ini dapat memberimu gambaran bahwa dalam jangka waktu pengerjaan hingga finish dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Selain itu saat di kampus, banyak tempat seperti perpustakaan atau studi corner yang membuatmu nyaman dan bisa fokus untuk menyelesaikan tugas dengan tepat waktu, kamu tidak perlu khawatir ada gangguan distraksi dari luar karena di tempat tersebut memang di khususkan untuk zona belajar dan menyelesaikan tugas.

Source : https://monday.com/blog/productivity/we-tried-it-eat-that-frog-time-management-technique/ https://todoist.com/productivity-methods/eat-the-frog https://www.makeuseof.com/how-to-use-eat-that-frog-method-todoist/ https://www.goodnewsfromindonesia.id/2021/09/13/belajar-tingkatkan-produktivitas-dengan-metode-eat-the-frog https://hourstack.com/blog/21-techniques-to-kill-procrastination-and-eat-that-frog