Berprestasi Tanpa Batas

Setiap manusia berhak mempunyai mimpi, tanpa terkecuali. Keterbatasan apapun tidak bisa menjadi suatu halangan untuk manusia mencapai suatu prestasi yang cemerlang. Miftahul Jannah Atlet cabang olahraga Catur, penyandang difabelitas mengikuti kegiatan lomba di ajang Nasional mewakili Universitas Pasundan yang juga mewakili Provinsi Jawa Barat di Papernas Papua. Kegiatan Papernas tersebut berlangsung dimulai dari 01 November 2021 – 15 November 2021. Teh Miftah sendiri mengikuti 3 kelas Catur yaitu Catur Cepat, Catur Standar, dan Catur Elite, dari ke tiga kelas tersebut Teh Miftah berhasil membawa Medali Perak di Kelas Catur Cepat dan Kelas Catur Standar.

Teh Miftah mengikuti lomba Catur dimulai dari proses seleksi Jawa Barat dan didampingi oleh salah satu mahasiswi Teknik Infomatika UNPAS yaitu Devy Febriyanti. Teh Devy mendampingi Teh Miftah dimulai dari proses seleksi Jawa Barat saat Teh Devy masih menjabat sebagai Ketua Umum di Koordinator Olahraga Mahasiswa UNPAS. “Jadi ketika diminta menjadi volunteer untuk mendampingi, saya mendelegasikaan diri secara langsung karena sudah mengikuti dari awal seleksinya,” jelas Teh Devy.

Universitas Pasundan pun tentunya mensupport perihal biaya, selain itu Program Studi Teknik Informatika UNPAS pun mendukung Teh Devy sebagai pendamping Teh Miftah. Program Studi Teknik Informatika memberikan izin kepada Teh Devy untuk menjadi pendamping, Surat Tugas pun diberikan oleh pihak kampus dan Surat Rekomendasi dari Jawa Barat.

“Tanggapannya untuk event selanjutnya terutama untuk difabel, dari panitia bisa untuk meningkatkan dari segi kemudahan atlet bertanding, baik dari segi fasilitas untuk vanue dan sumber daya manusianya sendiri,” ujar Teh Devy.

Teh Devy memberikan kesannya “Event ini sangat berkesan karena dari segi pengalaman dan pembelajaran banyak sekali yang bisa diambil terutama dalam hal kesabaran.” Menjadi saksi keberhasilan Teh Miftah dalam mencapai prestasinya dalam cabang olahraga Catur memberi banyak pelajaran yang tidak bisa dijelaskan satu persatu secara lengkap. Keterbatasan yang Teh Miftaah miliki tidak lantas menjadikan hal tersebut sebagai batas untuk meraih prestasi setinggi mungkin.