Apa itu Cryptocurrency? Mengenal Uang Kripto sampai cara transaksinya

Fakultas Teknik UNPAS – Cryptocurrency merupakan sebuah mata uang digital atau virtual yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran yang menggunakan kriptografi yang kuat untuk mengamankan transaksi keuangan, mengontrol proses pembuatan unit tambahan, dan memverifikasi transfer aset. 

Mata uang digital ini secara resmi dizinkan oleh Republik indonesia, pengakuan ini dituangkan dalam Peraturan Badan pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi no 7 tentang penetapan daftar aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik Aset Kripto, peraturan tersebut mulai berlaku pada 17 Desember 2020. 

Fungsi Cryptocurrency 

  1. Membeli Barang atau Jasa 

Jika sebelumnya kamu sudah akrab dengan mata uang digital ini pasti tidak asing dengan transaksi jual beli bara atau jasa, banyak toko yang menerima pembayaran penggunakan uang kripto, di Indonesia sendiri sudah cukup banyak toko yang menerima pembayaran uang kripto terlebih setelah pengakuan resmi dari pemerintah. 

Perlu diketahui bahwa mata uang kripto cukup beraneka ragam namun yang paling sering digunakan dan cukup populer dikalangan penggiat kripto adalah mata uang bitCoin. 

  

  1. Investasi 

Crytocurrency juga dapat dijadikan sebagai landang investasi yang menggiurkan dan lumayan menguntungkan, setelah peresmian uang kripto di Indonesia banyak platform yang dibuat khusus untuk melakukan investasi uang kripto. 

Sebenarnya banyak platform yang ada namun kebanyakan orang kurang percaya karena tidak ada hukum dari pemerintah atau jaminan jika uang investasi kamu akan baik-baik saja. 

Padahal jika kamu sudah mulai investasi pada tahun-tahun sebelumnya dan saat uang kripto sedang naik banyak jutawan lahir dari situ karena sebelumnya sudah membeli uang kripto dengan harga murah dan menjualnya saat harga sedang tinggi-tingginya. 

Prinsip memahami investasi kripto kurang lebih sama dengan prinsip ekonomi, yaitu harga akan naik ketika ada banyak permintaan. Walaupun banyak juga faktor yang mempengaruhi nilai tukar uang kripto tersebut. 

Investasi dengan Cryptocurrency juga termasuk dalam kategori high risk, karena bisa jadi kamu akan mengalami kerugian 100%. 

 

  1. Mining 

Berbeda dengan investasi Cryptocurrency, istilah mining dalam cryptocurrency sudah sangat populer sebelumnya, bahkan banyak orang juga yang sudah melakukan kegiatan tersebut karena memberikan benefit yang lumayan tinggi. 

Pada dasarnya kegiatan mining atau menambang uang kripto ini dilakukan dengan cara memecahkan teka-teki cryptography yang rumit untuk mengkonfirmasi transaksi dan mencatatnya dalam blokchain. 

Setelah memecahkan teka-teki tersebut, kamu akan menerima hadiah yakni uang kripto. Perlu diperhatikan bahwa modal yang dikeluarkan untuk mining sangatlah besar, jika kamu tidak memiliki perangkat yang memadai sangat tidak disarankan untuk mencoba mining. 

Jenis-jenis uang Crytocurrency 

Dikutip dari nerdwallet.com, lebih dari 10.000 jenis uang kripto yag diperdagangkan secara publik. Dengan banyaknya jenis uang krito yang ada dapat membuktikan bahwa publik percaya dengan mata uang digital ini. Tidak semua uang kripto memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama seringkali uang kripto yang tercipta disesuaikan dengan kebutuhan transaksi yang akan berlangsung. 

Berikut beberapa jenis mata uang kripto yang populer dan sering diperdagangkan dalam dunia digital. 

  1. BitCoin 

Bitcoin merupakan jenis cryptocurrency pertama yang masih sangat populer hingga saat ini, diciptakan pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC atau bitcoin adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. 

Tujuan BTC sendiri adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer to peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja dan pada Oktober 2020 ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar. 

 

  1. Ethereum 

Ethereum merupakan mata uang crypto populer urutan kedua setelah BTC, mata uang kripto ini dirancang untuk aplikasi terdesentralisasi dan penerapan kontrak pintar, dibuat dan dioperasikan tanpa penipuan, gangguan, kontrol, atau gangguan dari pihak ketiga. 

  1. Ripple 

Mata uang kripto Ripple diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan skalabel untuk aset digital lain dan platform pembayaran moneter, jaringan ini dirancang untuk menyediakan metode pembayaran tanpa batas, dan memungkinkan pembayaran yang sangat cepat dan penerimaan nilai oleh individu dan bisnis. 

 

  1. Synthetix 

Synthetix atau SNX adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang menyediakan eksposur on-chain ke berbagai aset kripto dan non-kripto. Platform ini memungkinkan pengguna untuk berdagang dan bertukar aset sintetis yang sangat liquid secara mandiri. 

 

  1. THETA 

THETA adalah mata uang kripto dengan jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis uatama Theta adalah mendesentraslisasi streaming video, pengiriman data, dan edge computing. Menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri. 

Source : 

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210122132253-37-218020/resmi-ini-cryptocurrency-yang-diakui-di-ri-termasuk-bitcoin 

https://glints.com/id/lowongan/cryptocurrency-adalah/#.YTbsiJtR3IU 

https://katadata.co.id/muchamadnafi/finansial/60d5a2c4583f4/crypto-mengenal-uang-kripto-sampai-cara-transaksinya 

https://id.wikipedia.org/wiki/Mata_uang_kripto 

https://www.nerdwallet.com/article/investing/cryptocurrency-7-things-to-know#2.-how-many-cryptocurrencies-are-there-what-are-they-worth