Bekerja Sambil Kuliah, Siapa Takut..?

Bagi Siswa yang baru saja lulus dari bangku Sekolah Jenjang terakhir sudah pasti galau karena memikirkan pilihan antara harus bekerja baru kuliah atau kuliah dulu baru bekerja, dan tidak sedikit juga yang memikirkan kuliah sambil kerja atau malah kerja tanpa kuliah sama sekali. Jika kalian adalah lulusan SMA maka bekerja sudah pasti pilihan yang cukup sulit karena banyak dari lulusan SMA yang tidak memiliki keahlian khusus yang menunjang mereka agar siap bekerja berbeda dengan Siswa lulusan SMK yang dari awal sudah di targetkan untuk siap bekerja.

Jika kalian memilih untuk tetap kerja maka tulisan ini tidak terlalu membantu namun jika kalian bersikeras untuk tetap melanjutkan sekolah yang lebih tinggi yaitu kuliah dan bingung soal biaya artikel ini akan sangat membantu, banyak usulan orang-orang terdahulu bahwa kuliah sambil kerja adalah solusi terbaik bagi kalian yang membutuhkan tambahan uang untuk sekedar jajan atau memang benar-benar ditujukan untuk bayar kuliah tapi sedikit orang yang mengerti tentang bagaimana proses menjalani hal tersebut.

Pertama yang akan di bahas adalah jika kalian sudah mempunyai pekerjaan sebelumnya maka hal itu bukan jadi masalah yang perlu di pikirkan lagi karena kalian hanya perlu mendaftarkan diri ke jenjang kuliah yang ada kelas karyawannya, tapi tidak semua perguruan tinggi mempunyai kelas karyawan. Mungkin ada, namun bisa jadi tidak semua jurusan memilikinya. Tapi jangan Khawatir Universitas Pasundan memiliki Kelas Karyawan yang komplit seperti di Fakultas Teknik dimana hampir seluruh jurusannya memiliki kelas karyawan dengan kualitas yang bagus dan mumpuni tentunya. Kelas Karyawan di Fakultas Teknik sangat cocok bagi kalian lulusan SMK yang berniat untuk Kuliah sambil kerja dan tidak perlu memikirkan bagaimana cara memanajemen waktu yang baik, namun jika kalian lulusan SMA maka Kelas Karyawan bukan pilihan yang buruk juga karena dengan banyaknya waktu luang yang kalian punya bisa saja kalian mencari kerjaan sampingan yang dapat mendukung perekonomian kalian karena tidak setiap hari akan masuk kelas.

Kedua diluar dari pembahasan kelas karyawan tadi pada dasarnya kalian tetap dapat bekerja karena kuliah berbeda dengan sekolah SMA atau SMK dimana kalian hanya masuk kelas di jadwal yang sudah di tentukan dan bisa jadi dalam satu minggu kalian hanya masuk 3 hari saja, tapi resiko bagi kalian yang tetap ingin bekerja dan mengambil kuliah kelas reguler adalah pembagian jam waktu sebaik mungkin, seperti salah satu Mahasiswa tingkat 2 dan 3 di Universitas Pasundan yang saat ini kuliah sambil kerja mengatakan bahwa “Pembagian waktu merupakan faktor terpenting dalam menjalaninya karena sudah pasti akan ada yang di korbankan seperti waktu main dsb”.

Mahasiswa tingkat akhir (Tingkat 4) juga menyarankan untuk mulai bekerja saat sudah melewati tingkat 1 dan 2 karena pada tingkat itulah jadwal kuliah masih sangat padat dan tugas masih sangat banyak berbeda dengan tingkat 3 dan 4 yang dalam seminggu masuk kelas hanya 1 atau 2 hari saja tergantung jadwal yang di berikan oleh Universitas. Hal yang perlu kalian ketahui dan terpenting dari Artikel ini bahwa Kuliah sambil kerja itu sangat bisa di lakukan dan hanya tinggal di jalankan saja tapi perlu persiapan yang matang untuk menjalaninya, alangkah lebih baik jika kalian merencanakannya terlebih dahulu dan menimbang bagaimana baik dan buruknya, Pilih  Universitas yang memiliki sistem pendidikan yang mendukung hal tersebut dan kalian paham dengan sistem tersebut agar tidak terjadi bentrok atau menimbulkan masalah yang tidak di inginkan kedepannya.