Fungsi, Manfaat, dan Cara Backup data Komputer

Fakultas Teknik UNPAS – Dilansir dari tribunnews.com, Gedung Cyber 1 lantai 2 Kuningan Barat, Jakarta Selatan, terbakar pada Kamis 2 Desember lalu. Beberapa website dan layanan internet sempat down hingga waktu yang tidak ditentukan.

Dari peristiwa tersebut kita harusnya paham bahwa data yang kita miliki suatu saat nanti bisa tiba-tiba hilang, entah itu karena terkena virus, kerusakan pada perangkat, atau perangkat kita yang hilang.

Solusi terbaik adalah melakukan backup data secara rutin, bayangkan saja jika data yang telah kamu kumpulkan dengan susah payah dalam jangka waktu yang lama, ternyata rusak atau hilang. Simak artikel dibawah ini untuk mengetahui seberapa penting melakukan backup data.

Pengertian Backup Data

Backup data merupakan proses membuat data cadangan dengan cara menyalin atau membuat arsip data sehingga dapat digunakan kembali apabila data mengalami kerusakan atau kehilangan.

Disiplin melakukan backup data secara berkala harus menjadi perhatian setiap orang, karena kehilangan data dapat terjadi dengan tiba-tiba, jika kamu tidak memiliki backup data terbaru mungkin akan sangat banyak data penting yang hilang dalam periode waktu yang belum sempat kamu cadangkan atau tidak sama sekali.

Dalam melakukan Backup data, kamu bisa menggunakan media penyimpanan online atau offline, penyimpanan offline seperti flasdisk dan hardisk eksternal bisa menjadi pilihan terbaik di bandingkan dengan media penyimpanan online yang populer saat ini, yakni dengan menggunakan media cloud dimana ruang penyimpanan untuk akun free sangatlah terbatas dan harus berlangganan untuk mendapatkan kapasitas lebih besar.

Fungsi dan Manfaat Backup Data

Backup data memiliki 2 tujuan, tujuan utama adalah untuk mengembalikan data apabila data tersebut hilang atau rusak, baik karena terhapus atau karena rusak (corrupt), tujuan kedua adalah untuk mengembalikan data ke titik tertentu di masa lalu seperti restore.

Proses backup data mengharuskan kamu untuk menggandakan data yang pada akhirnya dapat menghabiskan kapasitas media penyimpanan, walaupun dapat menghabiskan ruang

penyimpanan manfaat backup data akan terlihat saat perangkat yang kamu gunakan mengalami masalah.

Jika perangkatmu mengalami kerusakan karena virus atau salah satu media menyimpanan harus diganti, kamu tidak lagi kerepotan untuk memindah data-data penting dan terhindar dari resiko yang lebih besar.

Jika salah satu media penyimpanan rusak, kamu masih memiliki media penyimpanan lain yang menyimpan data backup yang telah kamu cadangkan sebelumnya. Backup data juga dapat difungsikan sebagai disaster recovery plan, yakni untuk restore data.

Cara Backup Data

Cara melakukan backup data cukup beragam salah satunya adalah memindahkan data secara manual dari perangkat ke media penyimpanan seperti hardisk, namun seiring berjalannya waktu perangkat digital saat ini sudah mendukung backup data secara otomatis yang dapat kamu atur di dalam pengaturan lalu memindahkan data perangkatmu ke media penyimpanan cloud seperti google drive, onedrive, icloud, dsb.

Sama halnya dengan melakukan backup data pada komputer atau laptop, jika sistem operasi yang kamu gunakan adalah windows 10, maka kamu tinggal masuk ke pengaturan backup dan menetapkan media penyimpanan cloud apa yang akan kamu gunakan dan folder mana saja yang akan kamu backup.

Resiko melakukan backup data menggunakan media penyimpanan online terletak pada penggunaan internet dan terbatasnya ruang penyimpanan yang tersedia, jadi kamu harus memperhatikan data mana saja yang akan kamu cadangkan.

Source : https://nagitec.com/fungsi-dan-manfaat-backup-bagi-perusahaan/ https://id.wikipedia.org/wiki/Backup http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2020/10/cara-melakukan-backup-data-yang-benar-agar-data-kamu-aman/