Kesehatan Mental Mahasiswa Di Tengah Pandemi Covid-19

Satu tahun yang lalusurat edaran mengenai penundaan pembelajaran secara tatap muka, dan menggantinya dengan pembelajaran online dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan KebudayaanSekolah termasuk kampus melaksanakan kegiatan belajar mengajar menggunakan pembelajaran jarak jauhmemanfaatkan teknologi untuk tetap bisa menyampaikan dan menerima materiSampai saat ini, April 2021 pembelajaran jarak jauh atau PJJ mayoritas masih diberlakukanPandemi Covid-19 tidak hanya meningkatkan risiko kesehatan akibat penularan virus corona. Namun pandemi Covid-19 juga berefek pada kesehatan mental yang juga menjadi perhatian Badan Kesehatan Dunia (WHO).  

Menurut WHO para peserta didik yang tidak bisa ke sekolah termasuk kelompok yang menghadapi risiko penurunan kesehatan mental. Adapun kelompok peserta didik yang cukup rentan mengalami masalah tersebut adalah mahasiswaMenurut sumber tirto.idhasil riset dengan judul “Gambaran Psikologis Mahasiswa Dalam Proses Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19” yang dimuat di Jurnal Keperawatan Jiwa pada Agustsu 2020 terbitan Universitas Muhammadiyah Semarang mengungkapkan “Masalah psikologis yang paling banyak dialami mahasiswa karena pembelajaran online adalah kecemasan”.  

Dalam Jurnal “Tingkat Stres Mahasiswa Mengikuti Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19” menyebutkan penelitian yang dilakukan oleh Harahap dkk pada jurnal “Analisis Tingkat Stres Akademik Pada Mahasiswa Selama Pembelajaran Jarak Jauh Dimasa Covid-19” menunjukan hasil rata-rata mahasiswa mengalami stress dalam kategori sedang. Lalu pada jurnal yang sama disebutkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Citra dkk pada Jurnal “Pengaruh Stres Akademik Terhadap Academic Help Seeking Pada Mahasiswa Psikologi Unlam Dengan Indeks Prestasi Kumulatif Rendah” menunjukan hasil bahwa semakin tinggi stress akademik maka akan semakin rendah academic help seeking. Academic help seeking adalah strategi pemecahan masalah yang emmungkinkan peserta didik untuk mengatasi kesulitan akademik dengan meminta bantuan dari orang lain. Adapun pengaruh stress akademik terhadap academic help seeking pada mahasiswa Psikologi UNLAM dengan indeks prestasi kumulatif rendahditemukan bahwa ada pengaruh negative antara dua hal tersebutDalam kesimpulan pada jurnal “Tingkat Stres Mahasiswa Mengikuti Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19” menyebutkan bahwa stress yang dialami mahasiswa disebabkan oleh faktror eksternal seperti kurang efektif saat penyampain materi 

Sumber btp.ac.id menyebutkan cara menjaga kesehatan mental mahasiswa selama mada pandemi yang perlu diperhatikan adalah yang pertama menjada komunikasi dengan keluarga dan teman. Lalu yang kedua adalah batasi waktu untuk melihat beritaterutama berita bernada negative. Ketiga bijak dalam memilih informasikeempat menjaga pola sehat hidup dan kelima adalah penting untuk Me Time. Teman-teman Fakultas Teknik UNPAS bisa mencoba kelima cara tersebut untuk menjaga kesehatan mental di saat masa pembelajaran online seperti saat iniBukan hanya kesehatan fisik yang perlu dijaganamun kesehatan mental juga penting