Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia

Seperti yang kita tahu bahwa Pandemik Corona di Indonesia belum juga berakhir solusi demi solusi telah di Sosialisasikan oleh pemerintah dari mulai melaksanakan protokol Kesehatan hingga menetapkan status KLB (Kejadian Luar Biasa), dan baru-baru ini solusi pemerintah untuk memerangi Virus Corona yang tiap harinya selalu menambah korban adalah dengan penerapan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar. Walaupun tidak seluruh Wilayah di Indonesia menerapkan PSBB namun tetap saja bagi daerah yang tingkat Korban Covid19 cukup tinggi seperti ibu kota Indonesia yaitu Jakarta dan Daerah-daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi wajib menerapkan PSBB tersebut guna mencegah penyebaran Corona yang terus bertambah.

Peraturan PSBB yang di terbitkan oleh Kementrian Kesehatan(Kemenkes) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19 ini telah di terapkan pada wilayah dengan kriteria memiliki peningkatan jumlah kasus dan kematian akibat COVID-19 secara signifikan dan cepat serta memiliki kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain. Dalam Pelaksanaanya  Kemenkes menjelaskan bahwa sekolah dan tempat kerja di liburkan secara serentak kecuali kantor atau instansi strategis yang memberikan pelayanan terkait :

  1. pertahanan dan keamanan
  2. ketertiban umum
  3. kebutuhan pangan
  4. bahan bakar minyak dan gas
  5. pelayanan kesehatan
  6. perekonomian
  7. keuangan
  8. komunikasi
  9. industri
  10. ekspor dan impor
  11. distribusi logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.

Bahkan kegiatan keagamaan pun harus dilaksanakan atau di lakukan di rumah dan di hadiri oleh keluarga terbatas tentunya dengan menjaga jarak setiap orangnya. Dan hal itu pun didukung dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan, fatwa, atau pandangan lembaga keagamaan resmi yang di akui pemerintah.

Yang perlu kita pahami dari PSBB ini selain dari maksud dan tujuannya kita harus paham bahwa PSBB berbeda dengan Karantina dan Lockdown karena karakteristik Karantina dan Lockdown yang tidak memperkenankan masyarakat untuk beraktivitas di luar Rumah namun PSBB masih memperbolehkan hal tersebut asalkan masyarakat masih menerapkan protokol kesehatan dan keluar hanya pada situasi yang mendesak atau di perlukan saja.

Oleh karena itu dengan penerapan PSBB pada wilayah yang sesuai dengan kriteria maka di harapkan terjadi penurunan Kasus pada Covid-19, walaupun daerah lain juga tidak menjamin aman namun daerah-daerah yang berstatus KLB di harapkan tetap mematuhi apa yang telah di himbau oleh pemerintah.