Jurusan Teknologi Pangan (ST)

  • Kode Program Studi : Teknologi Pangan
  • Jumlah SKS : 142
  • Biaya Kuliah : Rp.10,250,000,- / Semester
  • Akreditasi : "A"
  • Didirikan sejak 1961

Tentang

Kebutuhan manusia akan makanan tidak akan pernah berkurang, berbanding terbalik dengan ketersediaan bahan baku atau sumber pangannya. Itu sebabnya dibutuhkan banyak tenaga ahli yang paham akan pengelolaan pangan. Yaitu yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dengan melibatkan berbagai komponen, baik biologis atau kimia, dalam pemrosesannya.

Terakreditasi A oleh BAN-PT, Program Studi Teknologi Pangan Universitas Pasundan berorientasi untuk menghasilkan ilmuwan, praktisi industri, dan wirausahawan di bidang teknologi pangan yang profesional dan berdaya saing tinggi.

Dengan keilmuan yang dimiliki, Anda berpeluang bekerja di bidang produksi, research & development, quality control,  rancang bangun mesin & peralatan industri pangan, hingga manajemen dan pemasarannya.

Kenapa Memilih Teknologi Pangan Unpas

 

Terakreditasi BAN-PT

Peringkat “A”

3827/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2017

Kerjasama Luar Negeri

  • Kerjasama dengan lebih dari 50 Perusahaan Ternama
  • Kerjasama dengan Universitas dari China, Korea dan Australia

Tenaga Pengajar

  • 2 Proffesor (Guru Besar)
  • 9 Doktor (S3)
  • 16 Magister (S2)

Fasilitas

  • Semua ruang perkuliahan dilengkapi dengan AC
  • Absensi menggunakan finger print
  • Pembelajaran menggunakan U-Learning dan E-Learning teknologi Korea

Karier lulusan Teknologi Pangan

Karena prospek kerjanya luas, Kalian dapat menemukan berbagai pilihan karier usai menyelesaikan studi di jurusan Teknologi Pangan. Beberapa pilihan karier yang dapat dipilih di antaranya:

1. Pengembangan produk

Karier di bidang pengembangan produk pangan bisa dikatakan memiliki persaingan yang ketat. Tidak semua lulusan baru dapat diterima berkarier di bidang ini. Ibaratnya, mereka yang bekerja di divisi pengembangan produk adalah pemegang resep rahasia produk. Bahkan, tidak jarang, gaji pegawai yang bekerja di bidang ini lebih tinggi dibanding pimpinan perusahaan.

Jenjang karier untuk bidang pengembangan produk pun cukup menjanjikan. Posisi tertinggi yang dapat diraih staf di divisi pengembangan produk adalah Chef Technical Officer (CTO) atau bisa disebut juga sebagai Direktur Teknik.

Jumlah pegawai di divisi pengembangan produk pun tidak terlalu banyak. Biasanya, untuk satu produk, hanya diperlukan maksimal dua orang staf. Jika ada 10 produk yang akan dikembangkan, maka satu divisi bisa dihuni 20 orang staff.

2. Konsultan gizi dan pangan

Kalian bisa menyalurkan ilmu yang dimiliki dengan menjadi konsultan gizi dan pangan, baik untuk individu maupun perusahaan yang bergelut di bidang pangan. Untuk dapat berkarier sebagai konsultan gizi dan pangan, kalian harus memiliki pengetahuan mendasar seputar ilmu gizi, teknik pengolahan makanan, permasalahan konsumsi gizi, standar kelayakan produk pangan, serta pengetahuan mendalam seputar tren konsumsi pangan dari waktu ke waktu. Kalian juga harus memiliki kemampuan berbicara di muka umum, keahlian interpersonal, serta mampu menyampaikan gagasan rumit sesederhana mungkin agar dapat dipahami banyak orang.

Mata kuliah